Sunday, 03 October 2021 13:00
Kahanane Project
Rumah Rakit Kahanane
20 Menit
Objek Teater
Bayangkanlah ...
Setumpuk barang bekas dan rongsokan menjelma makhluk yang hidup, bermain denganmu, membantu pekerjaanmu, bahkan menceritakan persoalan2 mereka kepadamu.
Mereka mencintaimu, karena kau membuat mereka jadi berharga. Kau mencintai mereka, karena mereka membuatmu merasa berdaya.
Jangan membayangkan terlalu lama, karena sesungguhnya itu nyata.
Di sini, di Rumah Rakit Kahanane, keajaiban diciptakan dari yang terabaikan.
Profil Seniman
Kahanane Project merupakan sebuah kerja kolektif temporer, yang diinisiasi oleh sekelompok orang tua dari keluarga muda, yang kesehariannya lekat dengan kegiatan kreatif. Perkembangan situasi terkini membuat lintasan kami saling beririsan, kemudian bersepakat untuk bersama-sama menciptakan kegembiraan. Kesederhanan, kelenturan dan kemudahan menjadi pijakan utama dalam proses kreatif dan upaya kami menciptakan kegembiraan.
1. Ricky Setiawan: Aktor dan pemain boneka
2. Tita Dian W: Aktor dan pemain boneka
3. Monica Manda W: dan Pemain boneka
4. Eli Christian:Pemain musik
5. Widayanti Arioka: Penyusun teks
6. Arfian Yustirianto: Pewujud visual dan media rekam
7. Helios Satryo Aryo Dewo: Publikasi dan media rekam
Waktunya Main
Aku Melihat Paus di Langit
15 - 20 Menit
Teater animasi boneka
Sebuah kedatangan tak terduga yang hampir membuatku tak percaya. Bayangkan saja, bagaimana bisa ada sesosok paus yang begitu besar dan terang datang dari langit? Ia seakan bertanya padaku "apakah aku boleh tinggal di sini?" dan mengajakku bermain di lautan langit ini. Akankah aku menerima ia? Perjalanan apa yang akan menanti?
“Aku Melihat Paus di Langit” menyajikan pengalaman ruang, indera dan rasa yang membawa kita semua masuk ke dunia penuh imajinasi. Menghadirkan perspektif berbeda dalam mengalami perjalanan dan menerima sebuah kedatangan.
Profil Seniman
Berdiri sejak tahun 2016, Waktunya Main memiliki misi menjadi sebuah wadah, komunitas dan partner pilihan utama bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan akan rekreasi, eksplorasi dan interaksi sosial sambil menerapkan nilai kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta nilai-nilai Indonesia, melalui bermain.
Diinisiasi oleh Elisabeth Tita dan Alvina Mantik, tim Waktunya Main terus berkembang dengan bergabungnya pribadi-pribadi kreatif dan visioner lintas minat dan disiplin. Diantaranya adalah kakak-beradik Rikat Parikesit dan Kidung Larasati serta Melda VNH.
Sampai tahun ini, Waktunya Main sudah menghadirkan berbagai program anak-anak, diantaranya Program Reguler dan Program Liburan dengan pendekatan seni pertunjukan yaitu berupa Pertunjukan Musikal, secara offline maupun online, yang ditujukan bagi anak-anak yang senang berkarya di depan atau pun di belakang layar.
1. Elisabeth Tita : Pimpinan produksi dan pembuat boneka
2. Alvina Mantik: Penata artistik
3. Melda VNH : Penata gambar animasi dan editor video
4. Rikat Parikesit: Komposer musik dan penata suara
5. Kidung Larasati: Penulis naskah dan narator
6. Rei Tangko: Penata panggung dan cahaya
7. Abdi Muda: Videografer